Perlengkapan
Universitas Muhammadiyah Malang
Perlengkapan
Universitas Muhammadiyah Malang

Urusan Instalasi Listrik dan Maintenance


SELAMAT DATANG DI URUSAN INSTALANSI LISTRIK & MAINTENANCE



 


Slamet Santoso
Kaur. Instalansi Listrik & Maintenance


URUSAN INSTALANSI DAN MAINTENANCE

BAGIAN PERLENGKAPAN DAN RUMAH TANGGA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

Urusan instalansi dan maintenance Universitas Muhammadiyah Malang merupakan salah satu bagian dari perlengkapan yang menangani perihal instalansi listrik, telephone, air conditioner (AC) dan air bersih. Untuk menangani tugas yang dibebankan kepada tim Instalansi dan maintenance dipimpin oleh seorang kepala urusan dan dibantu oleh staf yang berjumlah 6 orang. Hal-hal pokok yang harus dikerjakan Instalansi listrik dan maintenance untuk menunjang tugas-tugas tersebut diatas dalam pelaksanaan perawatan, perbaikan dan kontrol yang mengedepankan aspek profesionalisme dan keselamatan.


Penanganan-penanganan yang dilakukan oleh Instalansi dan maintenance dibagi menjadi dua, yaitu secara rutinitas dan emergenci. Penanganan rutinitas dilakukan setiap semester yang terkait dengan pergantian lampu-lampu. Sedangkan penanganan emergenci didasarkan pada laporan yang dihimpun dari masing-masing unit yang mengalami permasalahan dan segera membutuhkan penanganan cepat yang sesuai dengan bidangnya yang terkait dengan instalansi listrik, telephone, air conditioner (AC) dan air bersih. Kemudian membagi tugas dari masing-masing personal tim instalansi dan maintenance untuk menanganinya.

 



Tugas-tugas instalansi dan maintenance

Merencanakan order peralatan yang berkaitan dengan kebutuhan listrik, telephone, AC, dan air
Pengadaan peralatan yang berkaitan dengan kebutuhan listrik, telephone, AC, dan air
Melakukan perawatan pergantian lampu berkala (per semester) seluruh gedung
Melakukan perawatan water pump secara berkala (per tiga bulan)
Melakukan perawatan AC secara berkala (per semester) general cleaner
Melakukan perawatan telephone secara berkala setiap enam bulan sekali
Menangani perbaikan yang bersifat periodik dan emergency
Membuat jaringan dan instalansi gedung jika perlukan
Melakukan pencatatan meter listrik yang terkait dengan asset universitas yang disewakan
Membuat rekening tagihan (kontribusi) penggunaan listrik
Melakukan pengecekkan pembayaran rekening listrik, air, dan telephone setiap bulannya dari keuangan
Mengkoordinasikan pembagian tugas dalam tim
Membuat laporan secara periodik sebagai evaluasi




Standar Operasional Prosedur (SOP) Urusan Instalansi dan Maintenance

Melakukan presensi datang
Identifikasi permasalahan/laporan tentang gangguan
Melakukan pengecekkan peralatan dan stok barang instalansi dan maintenance
Menghidupkan genset secara periodik 3 hari sekali untuk pemanasan mesin
Menentukan skala prioritas penanganan gangguan
Membagi tugas anggota dalam menyelesaikan gangguan yang ada
Melakukan pengecekkan di lapangan terkait kondisi listrik, air dan telephone
Penanganan gangguan sampai dengan keadaan normal (baik)
Membuat chek list penyelesaian perbaikan gangguan
Melakukan presensi pulang







 

flowchart SOP Urusan Instalansi dan Maintenance


Adapun dalam mengelola gangguan yang terjadi, dapat tergambarkan dalam bagan berikut ini:

 

 

Prosedur penanganan gangguan instalansi dan maintenance


 

INSTALANSI LISTRIK

 

 

Sistem yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan listrik gedung-gedung yang ada di universitas menggunakan jaringan kabel udara transmisi (Blendeid) ukuran 150 mm dan 70 mm dengan sistem pembagian tiga fasa R, S, dan T. Sedangkan sumber daya listrik yang ada di Universitas Muhammadiyah Malang di bagi dalam 5 gardu sentral, 4 gardu kampus III dan Micro Hidro serta 1 gardu di kampus II yang semuanya itu di back up dengan genset apabila terjadi pemadaman oleh PLN diantaranya adalah:


Gardu I (Masjid AR. Fachruddin)

Gardu I mempunyai beban maximal sebesar 82,5 KVA=82.500 VA sesuai dengan rekening PLN nomor gardu IDPEL: 51311-0445484, dengan menggunakan sistem otomatis pengaman CBS (Central Basis Sistem) yang semuanya itu terbagi dalam tiga fasa R, S, dan T, dan masing-masing fasa 125 Ampere untuk memenuhi kebutuhan listrik seluruh area masjid AR. Fachruddi Kampus III Universitas Muhammadiyah Malang.


Gardu II (Posko Satpam Depan)
Sistem pengaman yang digunakan pada gardu II ini menggunakan sistem konvensional (Handel) yang masing-masing fasa mempunyai beban maximal 300 ampere, sehingga universitas mempunyai beban atau daya maximal yang dimiliki sebesar 197 KVA=197.000 VA sesuai denga rekening pembayaran listrik universitas 469070 serta nomor gardu: 33430299311. Dalam pemanfaatannya, gardu II ini terbagi dalam tiga fasa R, S, dan T yang mana masing-masing fasa sebesar 250 ampere per fasa. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi resiko dalam menjaga keselamatan kemungkinan terjadi kebakaran sehingga universitas hanya memanfaatkan sumber listrik dari PLN sebesar 165 KVA=165.000 VA.


Gardu III (Posko Satpam-GKB II)
Gardu III secara maximal memiliki kemampuan sebesar 197 KVA=197.000 VA sesuai dengan rekening PLN nomor gardu: T1060 IDPEL: 51311-0644262 dan terbagi dalam sistem tiga fasa R, S, dan T yang mana masing-masing fasa sebesar 250 ampere per fasa. Dan diinterkoneksikan dengan Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hidro (PLTMH) Universitas Muhammadiyah Malang.  Yang memiliki daya maksimal ± 125 KVA=125.000 VA dengan tiga fasa.


Gardu IV (Posko Satpam GKB II-Rusunawa)
Gardu V memiliki daya sebesar 131 kVA=131.000 VA sesuai dengan rekening PLN nomor gardu: 1371 IDPEL 41311-0059104 yang terbagi dalam tiga fasa terbagi dalam tiga fasa R, S, dan T, dan masing-masing fasa 160 ampere per fasa Penggunaannya meliputi kampus II UMM.





INSTALANSI AIR BERSIH

 


Untuk memenuhi kebutuhan air bersih di lingkungan Universitas Muhammadiyah Malang, sumber yang digunakan antara lain menggunakan PAM dan 2 artesis. Penggunaan sumber air yang berasal dari PAM diperuntukkan kampus I, II, III (khusus masjid AR. Fachruddin) dan Rusunawa I, II. Sedangkan untuk sumber air dari artesis, artesis kampus III digunakan untuk gedung GKB I, GKB II, Rektorat, BAU, Lab. Mesin, Lab. Sipil, Lab. Elektro dan Lab. Anatomi. Gedung perpustakaan, student ceter, dome, green house, lab. FPP menggunakan air resapan.  Sedangkan kampus II sebagian menggunakan artesis kampus II Universitas Muhammadiyah Malang dengan menggunakan sistem gravitasi.



INSTALANSI TELEPON


Sistem jaringan telekomunikasi Universitas Muhammadiyah Malang memiliki dua kategori yaitu telephone dan aiphone. Aiphone yang digunakan dalam memenuhi kebutuhan kantor pada masing-masing gedung menggunakan sistem sentral yang diatur oleh operator dengan perangkat yang digunakan dengan sentral PABX Panasonic dengan type TDE 600 dan dibagi dalam 3 expand, setiap ekspand masing-masing 11 kad masing-masing kad 24 line sehingga jumlah keseluruhan line yang ada sebanya 900 line. Sedangkan jaringan telephone yang digunakan sebanya 14 jaringan telekomunikasi yang tersebar di kampus I, II, dan III.

 






AIR CONDITIONER (AC)

Air Conditioner yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan kantor-kantor dan laboratorium di lingkungan Universitas Muhammadiyah Malang terbagi menjadi dua sistem yaitu sistem central dan sistem window dengan jumlah sebanyak 269 buah yang terbagi dalam tiga tempat, kampus I sebanya 10 buah, kampus II 99 buah, dan kampus III 162 buah. Dengan berbagai merk (Panasonic, Mitsubishi, Canghong, general, dan LG)



 



 

 


 

 


 


 



 

 

 

 

 

 

 

 

 





 

Shared: